Surga dan Neraka

telah kulepaskan
seiring dosa dan doa
yang menghantui
bertahun itu

1
aku selalu yakin bahwa
semua tentang kita, tawa
berhembus satu
saling bersahutan
menyeru bahagia
dalam perbedaan
yang kita yakini satu

bagian itu, Surga

2
aku selalu yakin bahwa
semua pengkhianatan ini, dusta
menyelaras jauh ke dalam
berhamburan, bertabrakan
sebuah kehancuran
dalam sebuah keyakinan
yang saling kita acuhkan
dalam ruang kosong dan diam

bagian itu, Neraka

ada sebuah rahasia
yang mungkin ia lupa
tentang sebuah kata
yang dahulu menjadi serapah
dalam kebaikan dan angkara

kita hanya menunggu saling sapa
dari ribuan purnama yang menyinggung bumi
begitu besar kemunafikan itu
saling menjaga bayang-bayang maaf
mengenai rahasiamu yang
kusimpan baik-baik di dalam dasar laut

saat raga ini memutih dan tak lagi satu
hanya ragu hidup yang kita rasa
ingin sekali rasanya mengucap damai
walau batas mimpi telah menjauh

3
rasanya kini telah tergantikan
ketidaknyamanan ini membiasakan
tak ada lagi hari-hari manis
pohon-pohon puisi kita
tak mampu lagi berbuah

canda dan tangis telah tiada
hanya hambar yang paling konsisten
saat semua tatapan menjadi kosong
tak lagi bisa membedakan
mana yang disebut kepasrahan
dan mana yang disebut perjuangan

ternyata ya, ada
surga dan neraka
di dunia

tak perlu aku rasa
perih atau panas siksa
yang katanya nanti ada
disini aku sudah cukup mengerti
buatku, sudah

menyudahi semuanya.

kata-katamu berawal harapan
akhir kata berasa hujaman
tatapanmu berawal cinta
akhir kecupanmu selalu duka

menemuimu, bagiku,
adalah menemukan sebuah dasar
atas dalamnya penafsiranku
mengenai kedangkalanmu